<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8005270134890139604</id><updated>2012-02-16T20:24:44.237-08:00</updated><title type='text'>Jie_an</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://unjie-ani.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://unjie-ani.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>unji_ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05298729327853281699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8005270134890139604.post-6295939805059316847</id><published>2008-12-15T01:06:00.000-08:00</published><updated>2008-12-15T01:39:45.295-08:00</updated><title type='text'>Mau menjadi pakar IT</title><content type='html'>oleh: Budi Rahardjo  (aka Mr. GBT / Petualang Blog) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari mahasiswa saya, atau dari peserta presentasi yang saya berikan, adalah bagaimana caranya untuk menjadi pakar IT. Ini sebuah pertanyaan singkat yang jawabannya bisa panjang. Pertanyaan lain yang terkait dengan itu adalah "apa saja yang harus saya pelajari untuk menjadi pakar IT (programming, networking, database, dan bidang lain yang seperti itu)?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu jawaban yang singkat dan pamungkas. Itu jawaban yang langsung to the point. Jawaban yang panjang ... ya panjang, tapi akan coba saya uraikan di dalam tulisan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Passion, belajar dan praktek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang sangat penting menurut saya adalah passion, minat, kecintaan. Sama seperti bidang lain, penguasaan bidang IT harus disertai dengan adanya keinginan yang menggebu-gebu. Mengapa Anda ingin menekuni bidang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasaan bidang IT tidak terjadi dalam waktu sekejap. Dia tidak bisa tercipta hanya dengan mengikuti sebuah seminar saja. Saya melihat banyak orang/siswa yang datang ke seminar dan kemudian berharap menjadi seorang jagoan. Ini sama seperti kita menonton pertandingan sepak bola dan kemudian pulang ke rumah berharap langsung menjadi jagoan sepak bola. Tidak bisa! Untuk menjadi pakar sungguhan dibutuhkan waktu tahunan, kecuali Anda mau sekedar menjadi "pakar" (atau sering juga disebut selebriti IT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dan praktek merupakan metoda yang saya lakukan. Belajar di sini termasuk membaca buku, majalah, dan sumber referensi lainnya (kalau sekarang adalah Internet). Jika diperlukan, pelajari juga latar belakang teorinya. Praktek mencoba menerapkan apa yang Anda baca untuk meningkatkan ketrampilan (skill) dan memperkaya "perpustakaan" solusi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan membaca, saya termasuk yang maniak. Semua saya baca. Kesenangan saya membaca hal-hal yang terkait dengan komputer dimulai waktu saya membeli majalah bekas di dekat sungai Cikapundung (Bandung). Jaman itu banyak majalah asing yang nampaknya tidak dikembalikan ke penerbit akan tetapi dijual dengan sampul yang digunting. Jadi, saya mulai dengan majalah bekas! Itulah sebabnya saya sering heran dan kesal dengan mahasiswa yang mengeluh bahwa dia tidak punya uang untuk belajar komputer. Kalau sekarang sudah banyak buku komputer berbahasa Indonesia yang terjangkau harganya. Kalau dulu, saya harus membeli majalah asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk soal praktek, banyak yang mengeluh tidak punya uang untuk membeli komputer. Siapa yang suruh untuk beli komputer? Untuk praktek komputer anda tidak harus memiliki komputer sendiri. Ada banyak tempat untuk belajar komputer, seperti misalnya lab di kampus, dan warnet. Anda bisa bekerja di sana sambil belajar. Kalau perlu bekerja tanpa dibayar. Ketika saya belajar UNIX (di mesin Sun), saya membantu admin di lab kampus. Saya ikut mengangkat komputer, menarik kabel, membereskan hal-hal lain secara voluntir selama 1 tahun. Baru setelah itu saya diberi kepercayaan untuk mengurus salah satu komputer di sana, dan akhirnya seluruh jaringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pendidikan formal, training, atau belajar sendiri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang-orang yang memberi contoh bahwa pendidikan formal di dunia IT tidak diperlukan karena bisa dipelajar sendiri. Kemudian mereka memberikan contoh-contoh jagoan IT di sekitar mereka yang tidak memiliki pendidikan formal di bidang IT. Bill Gates drop out dari Harvard. Steve Jobs tidak pernah menyelesaikan college. Masih banyak contoh lainnya. Tapi, apakah benar bahwa pendidikan formal tidak dibutuhkan? Orang lupa bahwa untuk satu Bill Gates yang sukses, mungkin ada 10 ribu dropout yang gagal. Tentu saja berita mengenai dropout yang gagal tidak menarik untuk diceritakan sehingga dapat dianggap natural saja. Maka akan aneh jika kesuksesan dropout dianggap normal. Saya masih termasuk yang beranggapan bahwa pendidikan formal itu dibutuhkan karena dia memberikan fondasi, meskipun itu bukan menjadi jaminan kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan orang yang tidak berpendidikan formal? Mereka bisa saja berhasil, asal mau berusaha lebih keras. Salah satu jalur yang dapat ditempuh adalah dengan mengikuti training, bahkan training di beberapa tempat malah memiliki nilai (value) yang lebih tinggi dibandingkan pendidikan formal biasa. Hal ini dibuktikan dengan lebih diakuinya sertifikat vendor (yang notabene terkait dengan training, bukan dengan pendidikan formal) dibandingkan dengan ijasah perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mungkin termasuk kategori yang menempuh jalur belajar sendiri. Saya tidak punya sertifikat, akan tetapi malah mengeluarkan sertifikat. (Lihat BRcertified.com.) Apakah Bill Gates punya sertifikat dari Microsoft?) Pendidikan formal IT saya sangat minim karena ketika saya kuliah lebih banyak ilmu elektronikanya. Kalau elektronika dapat dianggap sebagai IT, maka saya memiliki pendidikan formal IT. Tentu saja latar belakang pendidikan elektronika saya sangat membantu dalam memahami IT. Namun kalau diurut-urut, pendidikan formal programming saya hanyalah pemrograman dalam bahasa FORTRAN. Sementara itu penguasaan bahasa pemrograman lainnya (perl, C, C++, Java, dan masih banyak lainnya) berasal dari belajar sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam belajar sendiri saya mencoba mencari (buku) referensi yang terbaik, referensi yang digunakan oleh para jagoan lainnya. (Pendekatan ini mungkin belum tentu cocok untuk Anda, tetapi inilah "aliran" atau "madzhab" yang saya pilih.) Caranya adalah dengan mencari informasi di milis, situs web, dan tanya ke orang lain. Kadang buku referensi ini sukar dimengerti, akan tetapi lama kelamaan saya menjadi lebih mengerti mengapa referensi tersebut digunakan. Jadi saya tidak mencari buku "xyz for dummies" atau buku terjemahan yang malah membingungkan. Jika ingin berguru, cari guru yang terbaik. Jangan cari guru yang biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh buku-buku yang saya gunakan ketika belajar misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Buku "camel" (terbitan O'Reilly) saya gunakan untuk belajar bahasa perl. Saya pilih buku ini karena Larry Wall yang menulis buku ini dan dia kebetulan adalah pengarang bahasa perl. Lagian, waktu itu ini adalah satu-satunya buku perl yang ada. hi hi hi.&lt;br /&gt;    * Buku "dragon" (karangan Aho dan kawan-kawan) untuk belajar compiler.&lt;br /&gt;    * Buku karangan Lippman (C++ Primer) ketika belajar C++. (Yang ini tidak ada nama binatangnya. ha ha ha.) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan penggunaan buku-buku yang sama dengan buku yang digunakan oleh pakar di luar negeri adalah kita bisa nyambung kalau berdiskusi. Jadi tidak ada bedanya antara mereka dan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan mengenai nama buku. Biasanya buku diberi julukan berdasarkan gambar sampul (cover) dari buku itu. Sebagai contoh buku "camel" memiliki sampul bergambar onta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bahasa pemrograman apa yang harus saya kuasai?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap waktu selalu muncul bahasa pemrograman (dan metodologi) yang baru. Pada saat saya belajar pemrograman, bahasa FORTRAN dan pembuatan flow chart merupakan hal yang wajib diketahui oleh seorang programmer. Kalau sekarang mungkin bahasa Java atau C/C++ yang lebih dicari. Demikian pula metodologi yang menggunakan agile atau extreme programming mungkin sedang naik daun. Untuk pengembangan yang berbasis web, bahasa PHP dan ASP yang sedang populer. (Saya sendiri lebih suka menggunakan bahasa perl.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagaimana? Apakah Anda perlu mengetahui semua bahasa yang baru? Jawabannya adalah tidak. Hanya orang "gila" saja yang melakukan hal itu. (Dalam hal ini mungkin saya termasuk orang yang "gila" karena saya senang mencoba bahasa-bahasa yang baru.) Hal yang paling penting adalah dasar-dasar dari pemrograman. Bahasa hanya sekedar "alat komunikasi." Jika Anda menguasai C, misalnya, maka tidaklah terlalu sukar untuk menguasai bahasa lain (yang filosofinya sama atau mirip). Namun jika Anda tidak memiliki dasar pemrograman, maka akan sulit bagi untuk berkembang. Sebagai contoh, saya menguasai bahasa perl. Ketika muncul bahasa PHP maka dengan mudah saya mengerti karena sedikit banyak prinsipnya tidak jauh berbeda dengan bahasa perl.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8005270134890139604-6295939805059316847?l=unjie-ani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://unjie-ani.blogspot.com/feeds/6295939805059316847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8005270134890139604&amp;postID=6295939805059316847' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/6295939805059316847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/6295939805059316847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://unjie-ani.blogspot.com/2008/12/mau-menjadi-pakar-it.html' title='Mau menjadi pakar IT'/><author><name>unji_ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05298729327853281699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8005270134890139604.post-4400408634012912467</id><published>2008-08-26T23:34:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T23:40:21.099-07:00</updated><title type='text'>Menjalankan Dengan Cepat Sebuah Program di Windows Vista</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YqbipJWxZuA/SLT2G1AyGbI/AAAAAAAAABY/dWlCRVojAH8/s1600-h/vista.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YqbipJWxZuA/SLT2G1AyGbI/AAAAAAAAABY/dWlCRVojAH8/s320/vista.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239082863708740018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang sepertinya harus diperhatikan para pemakai baru Windows Vista yaitu menu Start yang baru. Menu ini terletak di lingkaran kecil dengan logo Windows. Klik lingkaran itu dan Anda akan langsung melihat menu Start yang mana berbeda dengan yang ada pada versi terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows Vista menghilangkan tampilan cascading di tampilan menunya yang biasanya digunakan untuk menampilkan detail dari menu keluar dari All Programs. Untuk menampilkan menu tersebut juga bisa letakkan pointer mouse di sana, maka program-program Anda yang sudah ter-install akan muncul dalam list dengan tampilan scroll yang padat. Dengan tampilan seperti ini maka Anda akan lebih cepat menemukan program yang dicari. Hanya tinggal scroll sampai menemukan yang Anda cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lagi, Anda bahkan dapat menjalankan program tanpa harus melepaskan tangan dari keybard. Cukup dengan menekan tombol Windows, ketik beberapa huruf pertama dari program yang diinginkan (misalnya ketik “pic” jika akan menjalankan Picasa) dan tekan Enter untuk segera menjalankannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8005270134890139604-4400408634012912467?l=unjie-ani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://unjie-ani.blogspot.com/feeds/4400408634012912467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8005270134890139604&amp;postID=4400408634012912467' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/4400408634012912467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/4400408634012912467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://unjie-ani.blogspot.com/2008/08/pertama-yang-sepertinya-harus.html' title='Menjalankan Dengan Cepat Sebuah Program di Windows Vista'/><author><name>unji_ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05298729327853281699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YqbipJWxZuA/SLT2G1AyGbI/AAAAAAAAABY/dWlCRVojAH8/s72-c/vista.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8005270134890139604.post-3236475793809090314</id><published>2008-05-18T22:31:00.000-07:00</published><updated>2008-05-18T22:37:06.621-07:00</updated><title type='text'>Mencapai Sukses Dengan Mengalahkan Kebiasaan Buruk</title><content type='html'>Ada yang bilang sukses itu adalah pilihan. Dan pilihan Anda dalam hal ini adalah menjamin diri Anda mendapatkan kesuksesan dengan mengatasi segala kebiasaan buruk dan membangun karakter bagus, atau menolak melakukan itu dan mendapatkan kegagalan.   &lt;br /&gt;  Mengatasi semua kebiasaan buruk yang menghambat meraih tujuan dan kesuksesan dalam hidup memang bukan perkara mudah. Rasanya hampir tak mungkin menghilangkan begitu saja apa-apa yang sudah melekat pada kita hampir sepanjang hidup kita. Tetapi, menjadikan kebiasaan baik sebagai bagian dari kehidupan kita juga bukan hal yang mustahil. &lt;br /&gt;  Berikut beberapa panduan sukses yang mungkin dapat membantu Anda menyingkirkan kebiasaan buruk dan menggantikannya dengan kebiasaan baik yang membawa kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Untuk menemukan cara menghindari kebiasaan buruk dan karakter lemah, ada sebuah &lt;br /&gt;  kekuatan yang sangat kita butuhkan, yaitu kekuatan pikiran. Melakukan perubahan &lt;br /&gt;  tentu membutuhkan tindakan nyata, dan tindakan dapat terjadi karena dorongan dari &lt;br /&gt;  pemikiran, Sebagai manusia, kita semua selalu dikuasai oleh keinginan primitif dan&lt;br /&gt;  dorongan mendasar, namun inilah yang justru mengarahkan pikiran dan perhatian kita&lt;br /&gt;  pada tujuan yang lebih tinggi dan lebih baik. Pemikiran menghasilkan ambisi dan &lt;br /&gt;  pengejaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Rasanya tak mungkin bagi kita untuk mengatasi kebiasaan buruk dengan melawannya. &lt;br /&gt;  Karena, semakin kita melawan, kebiasaan itu semakin kuat menguasai kita. &lt;br /&gt;  Satu-satunya cara menghindarinya bukan dengan melawan, tak peduli apa pun kebiasaan&lt;br /&gt;  buruk itu, hanya dengan berkonsentrasi membangun kebiasaan baik yang Anda harapkan &lt;br /&gt;  jadi cara jitu memotong kebiasaan buruk langsung dari akarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Saat kita memusatkan perhatian pada apa yang ingin kita lakukan, atau apa pun yang &lt;br /&gt;  ingin kita wujudkan, pikiran bawah sadar kita akan berusaha mewujudkan dan membuat&lt;br /&gt;  itu jadi nyata. Dengan melawan kebiasaan buruk, kita malah mendorong perhatian akan&lt;br /&gt;  hal itu di bawah sadar kita. Dan itu akan jadi sebuah kesalahan fatal - yang tentu &lt;br /&gt;  saja akan diikuti dengan kegagalan. Tapi, jika kita mengubah seluruh perhatian kita&lt;br /&gt;  pada sesuatu yang lebih tinggi dan lebih baik, maka seluruh kekuatan bawah sadar &lt;br /&gt;  kita akan mengarah pada tindakan. Dan dengan cara inilah kita dapat memulai proses&lt;br /&gt;  mencapai kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mungkin kita pernah berusaha mati-matian untuk melakukan sebuah perubahan dalam &lt;br /&gt;  kebiasaan buruk kita, tapi hanya berakhir dengan kegagalan. Yang sebenarnya, &lt;br /&gt;  keinginan kita akan berakhir tanpa harapan jika tidak diikuti dengan dukungan dari &lt;br /&gt;  kekuatan pikiran bawah sadar kita. Pemikiran bawah sadar ini dapat dapat berasal &lt;br /&gt;  dari imajinasi, tapi imajinasi juga tak dapat dipaksakan dalam pikiran bawah sadar.&lt;br /&gt;  Keinginan kita seharusnya tak digunakan untuk melawan kebiasaan buruk yang ingin &lt;br /&gt;  kita ubah. Tapi dengan keinginan kita ini kita dapat membangkitkan dan menarik &lt;br /&gt;  pemikiran bawah sadar kita pada sesuatu yang lebih tinggi dan lebih baik. Yang &lt;br /&gt;  sebenarnya, pikiran bawah sadar kita tak peduli pada kebiasaan yang kita lakukan. &lt;br /&gt;  Ini hanya soal kesanggupan kita untuk melakukan kebiasaan baik sama halnya dengan &lt;br /&gt;  kebiasaan buruk yang telah melekat dalam diri kita. Kita lah yang menentukan nasib &lt;br /&gt;  kita sendiri, yakni dengan mengontrol imajinasi dan pemikiran kita. Arahkan seluruh&lt;br /&gt;  pikiran, dan fokus pada hal-hal baik yang ingin Anda lakukan untuk mengubah &lt;br /&gt;  kehidupan Anda. Biarkan pikiran bawah sadar Anda membantu Anda membangun semua &lt;br /&gt;  kebiasaan baik diharapkan dapat mendorong kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Membangun kekuatan pikiran bawah sadar dengan imajinasi memang jadi alat penting &lt;br /&gt;  untuk membuat perubahan ini. Tapi satu hal lagi yang juga penting adalah melakukan&lt;br /&gt;  tindakan. Banyak orang yang menggunakan keinginan dan harapan mereka untuk &lt;br /&gt;  menghilangkan kebiasaan buruk dan menggantikannya dengan kebiasaan baik. Tapi semua&lt;br /&gt;  itu tak berguna jika tak disertai tindakan yang benar. Yang harus Anda lakukan &lt;br /&gt;  dalam hal ini adalah melakukan tindakan secara terus-menerus hingga menjadikan itu&lt;br /&gt;  sebuah kebiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Saat kita merancang untuk menggantikan pikiran negatif jadi pemikiran positif, &lt;br /&gt;  mengganti kebiasaan buruk jadi kebiasaan baik. Pada awalnya, mungkin Anda akan &lt;br /&gt;  merasa tak nyaman dengan perubahan ini. seperti misalnya seseorang yang tak &lt;br /&gt;  terbiasa membersihkan gigi pada malam hari, akan terasa tak nyaman saat harus &lt;br /&gt;  mengubah kebiasaan ini. Tapi akan berbeda saat Anda sudah terbiasa melakukannya.&lt;br /&gt;  Seperti seseorang yang dulu biasa jorok, saat sudah membiasakan diri hidup bersih &lt;br /&gt;  dan rapi, akan merasa tak nyaman jika harus berkotor-kotor. Aturan yang sama &lt;br /&gt;  berlaku dalam segala hal penting dan kebiasaan dalam kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mengalahkan kebiasaan yang sudah melekat pada kita hampir sepanjang hidup memang &lt;br /&gt;  bukan perkara mudah. Dan cepat atau lambat berbagai godaan akan menghalangi Anda &lt;br /&gt;  untuk melakukan sebuah perubahan, sesekali Anda mungkin mengalami kekalahan. Jika &lt;br /&gt;  itu terjadi, yang terpenting adalah jangan memberi perhatian pada kekalahan itu. &lt;br /&gt;  Sebaliknya, segeralah memulai kembali, dan buat catatan tentang kegagalan Anda kali&lt;br /&gt;  ini, yang tentu bisa dijadikan sebagai pengalaman. Dorong diri Anda kembali untuk &lt;br /&gt;  mencapai apa yang Anda ingin raih. Jika Anda bersedia untuk terus gigih dan &lt;br /&gt;  kegigihan itu akan jadi sebuah kebiasaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8005270134890139604-3236475793809090314?l=unjie-ani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://unjie-ani.blogspot.com/feeds/3236475793809090314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8005270134890139604&amp;postID=3236475793809090314' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/3236475793809090314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/3236475793809090314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://unjie-ani.blogspot.com/2008/05/mencapai-sukses-dengan-mengalahkan.html' title='Mencapai Sukses Dengan Mengalahkan Kebiasaan Buruk'/><author><name>unji_ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05298729327853281699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8005270134890139604.post-2257465975750782542</id><published>2008-03-15T22:02:00.002-07:00</published><updated>2008-03-15T22:12:23.576-07:00</updated><title type='text'>Blog Baru</title><content type='html'>Haiii... smua ini blog baruku...&lt;br /&gt;Yang kemaren blog rusak semua pernak pernik yang aku pasang hilang semua...&lt;br /&gt;Ternyata dengan punya blog kita bisa mencurahkan semua perasaan kita yach...&lt;br /&gt;Tidak hanya itu kita juga bisa mengisinya dengan tutorial...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam kenal semua...&lt;br /&gt;jangan lupa sering kunjungi yach...&lt;br /&gt;Insya Allah aku akan mencoba mengisinya dengan yang berguna...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WELCOME TO MY BLOG AREA....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8005270134890139604-2257465975750782542?l=unjie-ani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://unjie-ani.blogspot.com/feeds/2257465975750782542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8005270134890139604&amp;postID=2257465975750782542' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/2257465975750782542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8005270134890139604/posts/default/2257465975750782542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://unjie-ani.blogspot.com/2008/03/blog-baru.html' title='Blog Baru'/><author><name>unji_ani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05298729327853281699</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
